Budidaya Ikan Patin untuk usaha sampingan Untung Besar

Usaha Sampingan ~ Budidaya ikan patin memang masih belum terlalu dikenal masyarakat layaknya budidaya ikan gurami dan ikan lele. Namun budidaya ikan patin menjadi salah satu budidaya yang kini paling potensial. Hal ini terkait dengan kebijakan pemerintah tentang pembatasan impor ikan sehingga menjadikan produksi dalam negeri ikan menjadi agak cerah prospeknya. Untuk yang satu ini, saya acungkan jempol untuk pemerintah atas kebijakannya. 

usaha sampingan ikan patin


Ikan patin sendiri merupakan sekelompok ikan berkumis (Siluriformes) yang termasuk dalam genus Pangasius, familia Pangasiidae ( sumber wikipedia). Ikan ini termasuk ikan yang dapat mencapai ukuran yang sangat besar hingga mencapai 1 -2 meter. Ikan patin ini menjadi sangat populer baik sebagai ikan pancingan maupun ikan konsumsi bahkan apabila ditilik dari segi bisnis, prospek bisnis ini masih sangat terbuka lebar sehingga masih sangat potensial untuk dijadikan usaha sampingan.

Dalam situs resmi Djpen.kemendag.go.id ditulis 
Keyakinan akan pengembangan usaha budi daya  ikan patin ini juga didasarkan pada produksi dalam  negeri yang terus mengalami peningkatan. Tahun 2006,produksi ikan patin dalam negeri mencapai  31.490 ton. Sementara itu, tahun 2012, produksi  ikan patin meningkat signifikan hingga mencapai  651.000 ton. Karena itu, pemerintah menargetkan  produksi ikan patin lokal mencapai 1.107.000 ton  pada tahun 2013. (lihat sumber)
Dalam satu berita tersebut disebutkan pula contoh isah sukses bisnis rumahan atau usaha sampingan ikan patin yang bisa menghasilkan hingga ratusan juta rupiah perbulan.

Adalah desa Koto Mesjid, sebuah desa miskin yang berisi transmigran lokal yang terkena imbas pada pembangunan PLTA. Dan kini, semua warganya telah hidup dalam kesejahtreraan berkat usaha sampingan ikan patin yang dijadikan sebagai bisnis rumahan mereka.

Kekurangan :
1. Ikan patin memiliki masa panen yang relatif lebih lama hingga 7 bulan. Namun dapat di atasi dengan menjual dalam bentuk pembenihan
2. Serangan jamur, ini kendala yang paling umum terjadi pada usaha sampingan ikan patin

Kelebihan :
1. Pemeliharaan sangat mudah tidak seperti ikan lele
2. Tidak kanibal
Dengan sifatnya yang tidak kanibal atau tidak memakan jenisnya sendiri, ikan ini akan dapat hidup dengan mudah ketimbang ikan lele yang mengharuskan adanya pengayakan atau penyaringan.
3. Hasil yang melimpah
hasil dari keuntungan ikan patin memang sangat besar karena akan mencapai puluhan kali lipat dari modal usaha,

Usaha ini sangat cocok bagi anda yang memiliki halaman luas dan modal yang lumayan. namun bagi anda yang tidak memiliki modal besar anda bisa menjalankan usaha sampingan ini di kolam terpal pada tahapan pembenihan bibit. Apalagi jika anda bisa membuat olahan ikan patin maka akan sangat bagus untuk di kembangkan sebagai usaha rumahan anda yang menguntungakan.

Jika anda penasaran mengenai analisa modal dan keuntungan dari usaha sampingan ikan patin ini. Silahkan klik artikel di bawah ini
Analisa usaha ikan patin 

Saya kira demikian artikel Budidaya Ikan Patin untuk usaha sampingan Untung Besar. Untuk ide usaha sampingan lain dapat anda klik di sini.