Mengapa Rugi? Rahasia Menjalankan Peluang Usaha Yang Sukses

Peluang Usaha ~ Bagi setiap pebisnis, fokus pertama dalam menentukan tujuan adalah keuntungan. Secara sederhana keuntungan adalah jumlah penjualan di kurangi jumlah biaya produksi dimana harga jual lebih tinggi dai harga produksi. Seringkali kegagalan justru karena salah dalam menentukan beberapa variable sehingga seolah - olah untung namun pada praktiknya, uang tidak ada yang terkumpul.

Dalam beberapa kasus, kerugian merupakan hal yang lumrah yang seringkali dirasakan oleh para pebisnis. Pun tidak seharusnya membuat gentar bagi para pelaku usaha karena dalam dunia bisnis berlaku sebuah pepatah " no risk no gain " semakin besar resiko ( kerugian ) semakin besar pula keuntungannya ". Orang yang hanya berani menginvestasikan uang berkisar 5 juta tentu akan berbeda keuntungannya dari 100 juta meskipun resiko lebih besar. Peluang usaha apapun sudah pasti memiliki resiko kegagalan untuk itulah perlu diperhatikan dengan seksama berbagai fator yang harus di perhatikan agar kita bisa menghindari kerugian atau yang lebih parah mengalami kebangkrutan.

Mengapa Rugi? Rahasia Menjalankan Peluang Usaha Yang Sukses

Berikut ini beberapa tips agar anda tidak merugi ketika menjalankan suatu peluang usaha. Silahkan dibaca artikel Rahasia Sukses Menjalankan Peluang Usaha Dengan Menghindari Kerugian.

1. Persiapkan Dengan Matang
"Gagal Merencanakan berarti merencanakan untuk gagal "
Kalimat diatas merupakan salah satu ilmu penting dimana ketika kita gagal dalam proses perencanaan sehingga pada pelaksanaannya kita akan mengalami berbagai kendala, maka sama saja kita telah merencanakan untuk mengalami kegagalan. Untuk itulah, dalam hal ini kita harus menyusun business plan terkait dengan berbagai faktor seperti lokasi usaha, strategi pemasaran, pencarian tempat membeli barang - barang produksi dan lain sebagainya.

2. Berfokus pada kualitas yang selaras dengan masyarakat
Ketika anda menjual suatu barang atau mungkin juga jasa, ada dua hal yang bisa anda lakukan yaitu menjual barang atau jasa berkualitas dengan harga mahal atau menjual dengan harga murah namun kualitas rendah. Dalam menentukan hal ini, anda harus berpatokan pada " kebutuhan masyarakat dan kemempuan masyarakat ". Semisal anda menjual mobil, mobil yang anda jual rupanya kualitas tinggi namun sayangnya daya beli masyarakat belum mampu membeli produk anda.

Contoh kasus lainnya adalah maraknya penjualan HP merek cina yang murah meriah namun dengan kualitas rendah dibandingkan dengan merek - merek lawas yang harganya jauh lebih tinggi. Dan anda tentu sudah dapat menilai, HP cina menjadi Booming dan laris manis khususnya di pasaran.

Untuk menentukan manakah yang harus anda jual, anda harus memperhitungkan dengan matang mana segmentasi pasar anda, apakah kepada orang menengah hingga kelas elit atas atau kepada kaum menengah ke bawah. Kedua - duanya akan sama sama menentukan jika anda memahami dengan pasti kondisi masyarakat di sekitar anda atau setidaknya memahami strategi pemasaran yang harus anda lakukan untuk membidik pasar yang anda bidik.

Selain itu, kualitas diluar produk seperti pelayanan yang ramah, cepat, dan nyaman harus pula dipersiapkan untuk mendapatkan kepuasan pelanggan.

3. Strategi pemasaran
Peluang Usaha Bisnis Rumahan Twin Tulipware mungkin menjadi salah satu contoh strategi penjualan yang menggunaan direct selling. Meski bersaing dengan produk - produk impor, twin tulip ware mampu bersaing dan terus berkembang. Hal ini karena mereka memiliki strategi pemasaran dan penjualan yang jitu serta menjaga kualitas produksi sehingga menjadikan peluang usaha Twin Tulipware menjadi peluang usaha yang sangat potensial. Selengkapnya tentang bisnis Twin TulipWare Silahkan Baca : 

Bisnis Rumahan Twin Tulipware Untuk Ibu Rumah Tangga


4. Evaluasi
Hal terpenting selanjutnya adalah evaluasi. Tidak ada hari tanpa perbaikan. Meskipun anda telah mendapatan keuntungan setiap bulannya, bukan alasan untuk lalai dan berbenah diri. Terus lakukan perbaikan dengan cara mengevaluasi kekurangan - keurangan. Anda bisa mengevaluasi pengeluaran yang terlalu besar, mengevaluasi bahan baku produksi yang tidak murah dan lain sebagainya termasuk juga evaluasi terhadap kinerja pegawai - pegawai anda.

Dengan 4 point diatas, saya yakin anda akan mendapatkan keuntungan yang besar dan terhindar dari kerugian. Namun, ingat dan camkan bahwa kerugian tetap menjadi resiko dalam melakukan kegiatan bisnis. Jangan sampai anda terlalu takut untuk maju karena banyaknya jurang terjal yang ada di hadapan anda. Maju dan lakukan yang terbaik.